LEMAHNYA PROSES SIMPAN ARSIP ADMINISTRASI, ASET PEMPROV DKI JAKARTA MELAYANG


Setidaknya ada 20 aset pemerintah daerah (pemda) DKI Jakarta di wilayah Jakarta Barat yang terancam hilang atau dalam sengketa. Diantaranya enam sekolah dasar, satu sekolah menengah pertama dan dua puskesmas. Pemerintah DKI Jakarta harus segera memperkuat serta melengkapi data dan arsip aset-asetnya agar tidak lepas dari tangan pemerintah.
Lepasnya aset-aset tersebut disebabkan tidak lengkapnya data dan arsip aset tersebut. Aset yang terancam melayang antara lain Kebun Bibit Cengkareng milik Dinas Pertanian dan Kehutanan Provinsi DKI Jakarta seluas 101.000 meter persegi, tanah Dinas Kelautan dan Pertanian di Kedoya Selatan seluas 3.3 Hektar dan lahan mulik Pemprov DKI di Meruya Selatan. Pemprov DKI Juga kehilangan kantor lama Wali kota di Jl.S Parman dalam sengketa pada Oktober 2009.
Lemahnya inventarisasi asset memang menjadi faktor yang mengakibatkan lepasnya sejumlah aset pemda. Menurut Mantan Walikota Jakarta Barat, Djoko Ramadhan : “Asal datanya lengkap, aset itu tetap bisa diperjuangkan di pengadilan dan diperoleh kembali oleh pemerintah.” Contohnya kasus klaim tanah seluas 865 meter persegi yang diperuntukkan sebagai jalur hijau di Kelurahan Tanjung Duren Utara, Kecamatan Grogol Petamburan oleh dua pihak. Pada saat itu karena arsipnya lengkap Pemkot Jakarta Barat mampu mempertahankan aset dari klaim kedua pihak itu.
Kelemahan terjadi pada saat proses administrasi dalam pengadaan tanah yang menjadi aset Pemprov DKI. Pemprov DKI hanya memiliki surat pelepasan hak (SPH) dari pemilik. Tanah-tanah itu tidak disertifikasi sebagaimana mestinya. Saat ini Pemprov DKI terus berusaha menyertifikasi semua tanah yang dibeli di masa lalu. Begitu juga dengan lahan yang baru dibeli. Sebenarnya sebagian besar aset yang ada sudah dilakukan pada Zama Gubernur Ali Sadikin. Hanya saja penyimpanan arsip-arsipnya yang masih lemah sampai saat ini. Kalau sudah begini, pemerintah yang dirugikan.
* dari berbagai sumber

Posted on Juni 8, 2011, in Kearsipan. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: